Menjemput Hidayah
Oleh : Ayu Ratih
Rizki Pradika
Hidayah secara
bahasa berarti ar – rasyad (bimbingan) dan ad – dalaalah (dalil /
petunjuk), adapun secara syar’i imam ibnu rajab al-hambali membagi hidayah
menjadi dua macam :
1. Hidayah yang bersifat global / garis besar, yaitu hidayah
kepada agama islam dan iman.
2. Hidayah yang bersifat rinci dan detail, yaitu hidayah
untuk mengetahui perincian cabang – cabang iman dan islam, serta pertolongan –
Nya untuk mengamalkan semua itu.
Hidayah ini sangat dibutuhkan
oleh setiap mukmin di siang dan malam.
Hidayah adalah salah satu perkara yang paling
penting serta kebutuhan yang paling besar dalam kehidupan manusia. Hidayah
adalah sebab utama keselamatan dan kebaikan hidup manusia di dunia dan akhirat.
Barangsiapa yang dimudahkan oleh Allah ta’ala untuk meraihnya, maka sungguh dia
telah meraih keberuntungan yang besar dan tidak aka nada seorangpun yang mampu
mencekalkannya.
Allah SWT berfirman:
مَنْ يَّهْدِ
اللّٰهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِيْ ۚ وَمَنْ يُّضْلِلْ فَاُولٰٓئِكَ هُمُ
الْخٰسِرُوْنَ
"Barang siapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah
yang mendapat petunjuk; dan barang siapa disesatkan Allah, maka merekalah
orang-orang yang rugi." (QS. Al-A'raf 7: Ayat 178).
Dalam ayat lain juga Allah SWT berfirman:
وَتَرَى الشَّمْسَ
اِذَا طَلَعَتْ تَّزٰوَرُ عَنْ كَهْفِهِمْ ذَاتَ الْيَمِيْنِ وَاِذَا غَرَبَتْ
تَّقْرِضُهُمْ ذَاتَ الشِّمَالِ وَهُمْ فِيْ فَجْوَةٍ مِّنْهُ ۗ
ذٰلِكَ مِنْ اٰيٰتِ اللّٰهِۗ مَنْ
يَّهْدِ اللّٰهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِۚ
وَمَنْ يُّضْلِلْ فَلَنْ تَجِدَ لَهٗ وَلِيًّا مُرْشِدًا
"Dan engkau akan melihat matahari ketika terbit,
condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan apabila matahari itu terbenam,
menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas di
dalam (gua) itu. Itulah sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Allah. Barang
siapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan
barang siapa disesatkan-Nya, maka engkau tidak akan mendapatkan seorang
penolong yang dapat memberi petunjuk kepadanya." (QS. Al-Kahf 18: Ayat 17).
Imam ibnul
qayyim beliau berkata :
“seorang hamba
sangat membutuhkan hidayah di setiap waktu dan tarikan nafasnya, dalam semua
perbuatan yang dilakukan maupun yang ditinggalkannya.” Imam ibnu katsir juga
berkata : “kalaulah bukan karena kebutuhan seorang mukmin di siang dan malam
untuk memohon hidayah maka Allah tidak akan memerintahkan hal itu kepadanya.
Karena sesungguhnya seorang hamba di setiap waktu dan keadaan sangat
membutuhkan (pertolongan) Allah untuk menetapkan dan menguhkan dirinya di atas
hidayah – Nya, juga membukakan mata hatinya,
menambahkan
kesempurnaan dan keistiqamahan dirinya di atas hidayah – Nya. Sungguh seorang
hamba tidak memiliki kemampuan memberi kebaikan atau keburukan bagi dirinya
sendiri kecuali dengan kehendak – Nya, maka Allah membimbingnya untuk selalu
memohon kepada – Nya di setiap waktu untuk menganugerahkan pertolongan,
keteguhan dan taufik – Nya. Oleh karena itu, orang yang beruntung adalah orang
yang diberi taufik oleh Allah untuk selalu memohon kepada – Nya, karena Allah
telah menjamin pengabulan bagi orang yang berdoa jika dia memohon kepada – Nya,
terutama seseorang yang sangat butuh dan bergantung kepada – Nya dengan selalu
bersungguh – sungguh berdoa kepada – Nya di waktu – waktu malam dan di tepi –
tepi siang”.
Ada Beberapa point dalam menjemput Hidayah yaitu :
1. Selalu dekatkan diri kepada Allah, mendekatkan diri
kepada Allah dalam segala bentuk unjuk diri kepada Allah, melalui ibadah
kepadanya.
2. Baca Al-Qur’an dan resapi maknyanya, saya yakin dan
percaya 100000 % kalau kita sedang ada masalah besar dan baca Al-qur’an dengan
tidak tergesa – gesa menghayati setiap bait katanya, hati kita menjadi tenang .
Pernah ngerasain ga shalihah ? yang
pernah Alhamdulillah, yang belum coba deh cara ampuh ini hehe. nah ketika itu
secara ga sadar kita sedang menjemput hidayah Allah. Tapi heran deh, generasi
zaman now kalau ada masalah bukan share ke Allah, malah update status di wa,
instagram, fb seluruh sosmed deh , gimana mau dapet hidayah kalau gitu ? curhat
itu ke Allah ya shalihah bukan ke sosmed huhuhu…
3. Mengerjakan sunnah
Rasul, seperti puasa sunnah, disamping puasa bisa mengontrol nafsu kita, puasa
juga merupakan jalan untuk menjemput hidayah loh shalihah . Mengerjakan puasa
merupakan jembatan kita untuk bersabar dalam segala sisi. Disini kita berusaha
untuk belajar bersabar dalam menjemput hidayah.
4. Bersungguh – sungguh menimba ilmu agama, orang yang
bersungguh – sungguh menimba ilmu agama, dia akan mendapatkan hidayah dan
pertolongan Allah. Maka, rajin – raijn ke majelis ilmu ya shalihah…
5. Berdoa dan meminta
hidayah kepada Allah, nah ini penting banget shalihah , pada dasarnya ya kita
yang butuh hidayah bukan hidayah yang butuh kita, maka kita harus meminta dan
senantiasa berdoa kepada Allah agar selalu diberi hidayah dan berada dalam
jalan – Nya.
Beberapa pertanyaan dan jawaban mengenai Menjemput Hidayah
Pertanyaan 1
Kak, saya punya temen, dia itu dulu pernah membuat satu
peraturan, tapi entah kenapa sekarang dia jadi pelanggar peraturan itu . sudah
sering ditegur, tapi dia malah marah dia
gak terima kalau disalahkan. Padahal itu bener-bener salah.Kemaren dia
dipanggil sama senior, tapi dia sekarang marah nya sama saya .. Karena
beranggapan saya yang lapor.Saya gak terima, kenapa cuma saya yg didiamkan,
padahal banyak yg lapor. Sekarang kami
sedang diam diaman padahal satu atap . Apa yg harus saya lakukan ??
Jawaban 1
senantiasa
mengingatkan teman kita dalam kebaikan adalah bentuk rasa peduli kita terhadap
dia.. Tapi jgn lupa mengingatkannya dengan cara yg baik seorang muslim itu ga boleh marahan lebih dr 3
hari loh. jadi kalau dia tetep marah.. Sejenak kita menurunkan amarah kita..
Kita yg ngalah tuk meminta maaf dahulu.. Bukan berarti kita salah atau kalah..
Dgn meminta maaf kita menandakan bahwa kita menang dalam ujian kesabaran.
Pertanyaan 2
Pertanyaan : Ana kan punya teman, nah teman ana itu dulunya
ana musuhi,dan sekarang nya sudah balikan. Ana ingin bertanya ini ka ayu teman
ana yang sekarang tuh kalo lagi di rumah baik tapi kalo lagi di sekolah atau
luar rumah dianya selalu buli ana atau meledek ana itu gimana ukh biar ana bisa
jelasin nya?
Sekian terima kasih
Jawbaban 2
komunikasikan baik baik
ke temannya.. Tanya baik baik kenapa alasan dia berbuat seperti itu cari jalan keluar bersama.. Ini penting banget
ya adanya komunikasi antar sesama teman
Pertanyaan 3
Pertanyaan : bagaiman cara kita tau bahwa kita sudah
menjeput hidayah tersebut ukh?
Syukron ukh.
Jawaban 3
muhasabah diri ukh.. Selalu.. Terus tingkatkan diri untuk
selalu menjadi mukmin yg benar benar senantiasa mendekatkan diri pada Allah oh ya.. Scroll lagi jg deh.. Ayu udh kasih 5
cara tuk menjemput hidayah.
Pertanyaan 4
Izin bertanya Sholihah: Ana sudah dapat hidayah berkeinginan
untuk Menghafal al qur'an hafidzah 30 juz,Tapi...ana ingin sekalo mondok di
khusus tahfidz,Tapi...Orangtua saya belum mengizinkan saya untuk jauh dari
ny,sedangkan saya menghafal di rumah terus bosen banyak godaanya nda
fokus.Sekian itu gimana ukht mohon jawabannya.
Jawaban 4
wah MasyaAllah.. Niat
yg mulia sekali semoga menjadi hafidzah
ya bicarakan baik" dengan
orangtua.. Bicara dari hati ke hati eeaaa hehe.. Lagi ya.. Komunikasi itu
puenting buanget shalihah terutama sama
orang tua kita.. InsyaAllah kalau kita jelaskan baik baik dan beri tahu jg
keutaman penghafal quran serta pahala yg akan didapat oleh orangtua apabila
anaknya menghafal quran.. Nah.. InsyaAllah semoga orangtua mengerti.. Jgn lupa berdoa
sm Allah agar ortu dilembutkan hatinya
Pertanyaan 5
Assalamualaikum kak Ayu, ijin bertanya.
Bagaimana sih penilaian kak Ayu terhadap seseorang yg baru
hijrah namun lisannya sering mencela orang lain yg belum mendapat hidayah
bahkan dia sering debat dan mengkritik orang lain? Bukankah hijrah adalah salah
satu proses menjemput hidayah? Dan hijrah juga bukan ttg perubahan dzohir, tapi
juga perubahan bathin.
Syukron.
Jawaban 5
Orang yang baru atau sudah berhijrah tetap membutuhkan
hidayah, tetap harus diingatkan karna mereka adalah manusia yg senantiasa
berbuat salah.. Nah indahnya islam mengajarkan tuk saling menasihati.. Jadi
kalau kita bertemu dengan kawan seperti itu ya ingatkan dengan baik baik, nah
kalau pendapat ku sih.. Husnuzon aja.. Mungkin dia belum teralalu faham
bagaimana cara menyampaikan sesuatu dengan baik atau cara mengingatkan
seseorang dengan baik.. Nah tugas kita tuk memahamkan nya.
Pertanyaan 6
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Wah kak keren banget materinya
Kak mau tanya dong, kan hidayah itu harus ada niat dan
action nih. Gimana jika kita sudah niat dan action tapi ternyata kita masih
balik lagi ke diri kita yg jahiliya?. Dan
parahnya justru kita jadi batu hatinya jadi sangat sulit untuk melihat hak dan
bathil nya
Mohon penjelasannya kak.
Syukron
Jawaban 6
Walaikumsalam wr wb..
Menurut ku sih sepertinya niatnya yg kurang kuat hehe.. Kuatkan niat dan berdoa
pada Allah agar kita dijauhkan dr hati yg sulit menerima hidayah Allah.
Pertanyaan 7
ka gimana tips tipsnya supaya kita istiqomah hijrah tetapi
lingkungan tidak mendukung ?
Jawaban 7
hijrah itu sulit..
Maka harus ada dukungan dari sekitar. Kalau msh awal hijrah dan dirasa
belum kuat menghadapi lingkungan yg tak
mendukung hijrah kita.. Maka kita harus mencari lingkungan atau teman yang
mendukung hijrah kita.. Agar tetap istiqomah dan bisa saling menguatkan.


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda